Omah Palgading Homestay & Resto

<

Sensasi kelezatan masakan jawa tentunya sering kita jumpai dibanyak resto, namun bagi anda yang ingin merasakan citarasa yang lebih kental, datanglah ke Omah Palgading. Dengan dekorasinya yang begitu lokal, restoran ini mampu membuat anda untuk makan lebih lama.

Omah Palgading menyuguhkan menu masakan khas ala masyarakat jawa yang dikemas dengan konsep dan citarasa yang unik. Resto yang menyuguhkan pengalaman makan ala prasmanan seharga 12 ribuan ini dinahkodai oleh 2 orang koki yang cukup berpengalaman, mereka adalah Chef Wawan dan Chef Hadi. Berawal dari keinginan Chef Wawan selaku pelaku bisnis dan pengusaha rumah makan (yang sudah lebih dulu melakoni bisnis kuliner dengan muara kapuasnya) ini untuk mencoba dan mengajak seorang Chef Hadi untuk berkolaborasi dan membuka sebuah resto baru di kota Jogjakarta, Chef Hadi sendiri adalah seorang juru masak yang sudah memiliki pengalaman sebagai chef di timur-tengah. Dari hasil obrolan santai diantara keduannya inilah lalu tercipta ide untuk membuat sebuah resto bernuansa otentik ala jawa klasik, lengkap dengan panggung joglo dan dapur terbuka dibagian belakangnya.

Omah Palgading Homestay & Resto Spotasik
Omah Palgading Homestay & Resto by Spotasik

Sedikit berbeda dengan resto lainnya yang menawarkan menu a la carte, Omah Palgading justru mengambil sebuah konsep terbalik, dimana menu makanan yang ada akan disediakan secara buffet atau biasanya kita lebih asik menyebutnya dengan prasmanan. Disini para tamu restoran akan diberi kebebasan untuk memilih menu makanan apa yang ingin diambilnya, mulai dari pilihan nasi (nasi merah/putih), sayur, olahan telur, hingga sambal. Nah, khusus untuk menu lauk tambahan, tamu nantinya dapat memilih menu secara a la carte dari buku menu yang sudah disediakan. Menu tambahan ini juga cukup beragam, ada tengkleng, ayam ingkung hingga sajian sederhana seperti ayam goreng atau ayam bakar. Baik Chef Wawan maupun Chef Hadi selaku pemilik resto ini menginginkan adanya sebuah pengalaman baru bari para pengunjung resto dengan memadukan konsep makan ala prasmanan dan a la carte yang disatukan, konsep ini terbilang menarik apalagi untuk menjaga kesegaran makanan yang kita pesan. “Begitu tamu pesan menu a la carte, ya langsung kita masakkan! Pokoknya fresh, kita masak saat itu juga.” Begitu tutur Chef Hadi.

Omah Palgading Homestay & Resto Spotasik
Tengkleng Buto, Ayam Ingkung & Nasi Megono ala Omah Palgading Homestay & Resto by Spotasik

Tengkleng Buto merupakan salah satu menu yang menjadi andalan dari resto ini. Keistimewaan dari tengkleng buto ini adalah resep dan juga bahan intinya. Chef Hadi menerangkan, “Kalau kebanyakan resto atau warung makan lain memakai bahan dasar tengkleng dari tulangan kambing, kami justru membuatnya dari tulangan sapi muda, ini mampu membuat citra tengkleng menjadi lebih istimewa.” Daging lembut yang membungkus tulang, serasa lumer saat disantap. Tak heran, menu tengkleng buto ini cocok untuk dinikmati siapa saja. Setidaknya apa yang diterangkan oleh chef Hadi cukup benar adanya, citarasa yang diperoleh saat menyantap tengkleng ini sedikit berbeda dengan tengkleng pada umumnya. Apalagi rasa tengklengnya cukup “nendang”, gurih, sedikit bercitarasa asin, dan bumbu yang dihasilkan juga meresap. Sangat cocok saat dipadu dengan nasi putih.

Menu lainnya yang disarankan oleh kedua Chef ini adalah Nasi Megono dan Ayam Ingkung Jawa. Menu ini disebut sebagai sebuah perpaduan yang cocok untuk disantap dan dinikmati secara bersama-sama. Sajian Ayam Ingkung yang bersumber dari resep tradisi lokal khas ala masyarakat Jogja dipadupadankan dengan Nasi Megono khas ala Pekalongan, tentu rasanya akan menjadi unik dan nikmat. Satu porsi utuh menu Ayam Ingkung ini sepertinya cocok untuk dipesan oleh 2 hingga 4 orang, dan menyantapnya dengan sajian nasi megono akan menambah pengalaman baru bagi yang ingin mencobanya.

Omah Palgading Homestay & Resto Spotasik
Menu Prasmanan Lengkap Serba 12ribu ala Omah Palgading Homestay & Resto by Spotasik

Selayaknya sebuah resto yang menjual menu masakan khas Jawa, Omah Palgading juga melengkapi buku menunya dengan ragam pilihan minuman yang berbau tradisional, mereka menuliskannya dengan kata-kata “wedhangan”, yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai minuman yang disajikan dalam keadaan hangat. Ada wedang uwuh, wedang sere, jamu beras-kencur, hingga wedhangan teh dan kopi tubruk. Minuman-minuman ini yang sangat cocok untuk dinikmati baik saat makan siang maupun saat santap malam, apalagi ditambah dengan aneka kudapan ringan seperti mendoan dan pisang goreng yang juga dapat dipesan di resto ini. Hampir semua menu yang disediakan di Omah Palgading bisa dibilang sangat khas, hal itu dimungkinkan untuk membuat suasana di resto ini menjadi lebih kental tradisional.

Sesuai namanya yaitu Omah Palgading Homestay & Resto, resto ini juga memiliki homestay yang dibangun tepat disebelahnya. Berlokasi di sekitaran jalan Kaliurang km 8. Omah Palgading memiliki desain resto yang berkonsep terbuka, resto ini memakai Panggung Joglo sebagai ruang santapnya, dengan dapur dan meja prasmanan yang berada tepat dibelakang Joglo. Panggung joglonya terlihat sangat kokoh dengan penampakan kayu-kayu jati dan latai berhias tegel klasik ala 60-an. Lokasinya yang berdekatan dengan sungai juga mampu menambah aroma kesejukan di resto ini, sehingga tamu tidak merasa gerah walau cuaca sedang panas. Dengan konsep terbuka ini, para tamu restoran tentunya akan dimanjakan dengan nuansa pemandangan yang natural dan mampu membuat tamu untuk duduk berlama-lama di resto ini.

@masdim_setiawan/spotasik

Omah Palgading Homestay & Resto Spotasik
Omah Palgading Homestay & Resto by Spotasik

Comments

comments

Author Description

Recent Posts

No Responses to “Omah Palgading Homestay & Resto”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*