Candi Prambanan

<

Antara Sebuah Legenda, Kemegahan Arsitektur Masa Lalu, dan Juga Primadona Wisata Jogja

Bercerita tentang Candi Prambanan pastilah membawa kita kesebuah cerita legenda atau dongeng jawa tentang kisah dari seorang Pangeran Bandung Bondowoso yang ingin mempersunting Putri Roro Jongrang. Kisah legenda ini pun bahkan sudah pernah di filmkan pada era tahun 80-an. Sedikit tentang kisah legenda ini, bahwa alkisah dibuatnya Candi Prambanan berawal dari sebuah permintaan atau syarat khusus yang diberikan oleh Roro Jongrang kepada Pangeran Bandung Bondowoso yang ingin mempersuntingnya. Pangeran Bandung Bondowoso adalah seorang Putra Mahkota (yang dikisahkan sangat sakti) dari Kerajaan Pengging, sedangkan Roro Jongrang adalah Putri dari Raja Baka yang kala itu sedang berperang dengan Prabu Damar Maya (Ayah dari bandung Bondowoso) dari Kerajaan Pengging.

Singkat cerita, Bandung Bondowoso berhasil membunuh Raja Baka dan memenangkan perang. Setelah menaklukkan Kerajaan Baka, Bandung Bondowoso berkeinginan untuk memperistri Roro Jongrang yang merupakan anak dari Raja Baka yang sudah dikalahkannya. Roro Jongrang yang pada waktu itu masih bersedih atas kematian ayahandanya akhirnya menerima pinangan Bandung Bondowoso dengan sebuah persyaratan khusus yaitu membangun seribu candi hanya dengan waktu 1 malam. Persyaratan tidak masuk akal ini pun disetujui oleh Bandung Bondowoso, dengan segala kesaktiannya dia memanggil bala bantuan dari para jin dan demit untuk membangun 1000 candi hanya dalam waktu 1 malam. Cerita pun berlanjut hingga pada saat Bandung Bondowoso mampu membangun candi ke-999 kabar tersebut sampai ke telinga Roro Jongrang, Roro Jongrang yang pada dasarnya tidak menginginkan pernikahan ini akhirnya bersiasat untuk mencurangi pekerjaan Bandung Bondowoso dengan cara memberikan perintah kepada rakyatnya untuk menumbuk padi dan membakar jerami sebagai pertanda bahwa pagi telah datang, alhasil para prajurit demit yang membantu membangun candi ini pun jadi menghilang, dan Bandung Bondowoso pun akhirnya hanya mampu membuat 999 candi saja sehingga dia dianggap gagal untuk mempersunting Roro Jongrang. Sayangnya usaha licik Roro Jongrang ini akhirnya diketahui oleh Bandung Bondowoso hingga membuatnya murka, maka disumpahlah Roro Jongrang menjadi batu untuk menggenapi 1000 candi yang dia buat.

Ada baiknya jangan terlalu percaya ya dengan cerita diatas tadi, karena sekali lagi itu hanya folklore, atau cerita yang dibuat oleh masyarakat setempat dan diceritakan secara turun temurun untuk mengingat sebuah peristiwa sejarah yang menandakan dibangunnya Candi Prambanan pada masa lampau. Sejatinya, Candi Prambanan ini dibangun pada abad ke-9 masehi dan dibangun oleh Rakai Pikatan dari Kerajaan Medang. Hal ini terungkap dari sebuah tulisan di prasasti Siwagrha yang mengungkap bagaimana dan untuk tujuan apa Candi Prambanan ini dibuat. Pada masanya, tujuan dari pembuatan candi ini adalah sebagai sebuah bangunan persembahan untuk Sang Trimurti, yaitu Dewa Brahma, Wisnu, dan Shiwa. Sebagian sejarawan juga menilai bahwa pembangunan Kompleks Candi Prambanan ini tidak hanya sekedar dibuat sebagai persembahan kepada para dewa, namun juga sebagai sebuah simbol yang menandakan adanya sebuah peralihan agama yang ada di Kerajaan Medang, ini juga bertujuan untuk menandingi kemegahan Candi Borobudur yang dibangun oleh dinasti Syailendra, sekaligus menandai sebuah peralihan kekuasaan oleh dinasti Sanjaya di Kerajaan Medang.

Kemegahan Candi Prambanan telah memikat mata masyarakat dunia, hal ini ditandai dengan dinobatkannya Candi Prambanan sebagai situs candi hindu termegah di Asia Tenggara, dan oleh UNESCO telah dimasukkan kedalam salah satu jajaran Situs Warisan Dunia.

Corak Hindu yang ada di candi ini terasa sangat kental jika dilihat dari desain arsitekturnya yang menjulang tinggi, Adanya pencitraan Dewa Shiwa yang sangat kental juga dapat dilihat melalui prasasti Siwagrha, yang mana diprasasti tersebut menerangkan bahwa nama asli dari Candi Prambanan adalah Candi Siwagrha, yang dalam bahasa sansekerta berarti Rumah Shiwa. Tata susunan dari Kompleks Candi Prambanan ini juga terbilang sangat cantik, yaitu berporos pada 3 bangunan candi utama (candi Trimurti: Siwa, Wisnu, Brahma) kemudian diikuti oleh gugusan 3 candi (dengan bangunan yang lebih kecil) yaitu Candi Nandi, Garuda dan Angsa, dan terakhir ke-6 gugus besar candi itu dipagari oleh ratusan candi kecil yang secara kotak mengelilingi kompleks candi.

Saat ini Candi Prambanan sudah menjadi salah satu destinasi tujuan favorit dari banyak wisatawan, tidak hanya bagi wisatawan asal Indonesia saja tetapi juga oleh banyak wisatawan dunia. Kemegahannya mengundang decak kagum dari sebuah kebudayaan yang pernah di Nusantara ada pada masa lalu. Tak heran banyak pula tour-tour sekolah yang menjadikan Candi Prambanan sebagai destinasi wajib yang harus dikunjungi bila berstudi-wisata ke Kota Yogyakarta, dan benar adanya kalau Kompleks Wisata Candi Prambanan ini tidak pernah sepi dari pengunjung walau dihari-hari biasa. Dengan berbekal tiket masuk yang hanya Rp. 30.000 untuk turis lokal dan Rp. 225.000 untuk turis asing, maka kita sudah bisa menikmati keelokan Candi Prambanan beserta cerita-cerita menarik yang terdapat di relief tiap-tiap candinya. (@masdim_setiawan/spotasik)

Candi Prambanan Dalam Foto BW
Candi Prambanan Dalam Foto BW

Saran Asik Buat Kamu : Kalau kamu punya waktu wisata lebih, kamu bisa mengunjungi Kompleks Candi Plaosan dan juga Candi Ratu Boko yang letaknya tidak jauh dari Kompleks Candi Prambanan

Comments

comments

Author Description

Recent Posts

No Responses to “Candi Prambanan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*